Banner 468 x 60px

 

Rabu, 02 Januari 2019

Pesan & Nasehat KH. Hasan Abdullah Sahal

0 komentar

Pesan & Nasehat KH. Hasan Abdullah Sahal

1. Lagu hymne ditutup dg kata IBUKU....
Pondok adalah ibu, dan ibu tdk akan melepaskan anaknya, meskipun anaknya sdh jd presiden, ibu akan tetap menasehati anaknya. Dan anak jg akan selalu minta nasehat ibunya.
Sementara bapakmu adalah gurumu, walikelas, aktivitas, organisasimu dll.
Apa yg dikerjakan bpk dan ibu ada di pondok.

2. Dr kandungan yg sama akan lahir anak2 yg berbeda.

Gontor dituduh bkn aswaja, wahabi, dll.

Gontor itu aswaja, aswaja yg cerdas!

3. Dg sering kumpul, akan muncul ide gagasan. Di jawa ada kata 'cangkir' pd saat berkumpul. Cangkir = nyencang pikir. Sering bertemu akan bnyak nyencang fikir.

4. Jangan mudah silau, 'Laisa kullu ma yalmau dzahaban.' Blm tentu rumput tetangga lbh hijau. Kita sdh diajarkan pondok (bpk ibumu) ttg hal itu.

5. Dtg ke pondok tdk hanya utk ngecash, tp utk membaca raport kita. Ttg keikhlasan kita, kesederhanaan dll.
Apakah kita sdh menerapkan keikhlasan yg tlh diajarkan gontor dlm kehidupan nyata? Bgmn dg sederhanaan kita? Baca!

Juga membaca raport pondok. Adakah nilai2 gontor yg berubah. (Gontor insyaAllah akan ttp istiqamah dlm menjaga nilai2).

6. Gontor tdk takjub dg berbagai profesi alumninya, tp akan takjub dg keistiqomahan menjalani profesi tsb berdasarkan pd nilai2 yg tlh diajarkan pondok. (Komitmen thd nilai2.)

Inna fi kholqi samawati wal ardl...
Itu cerminmu, apakah kalian sdh yadzkurullaha qiyaman wa quudan wa'ala junubikum atau blm?

Bercerminlah dr berbagai arah.

Nilai2 utk bercermin.

7. Gontor tlh memberikan kunci.
Bhs arab kita kalah dg lipia, inggris kalah dg sekolah umum.
Tp anak gontor bisa menggunakan kunci tsb dg baik (yahanu).

8. Dunia semakin luas, sementara buminya tdk semakin luas. Jika kita tdk mengembangkan kunci2 tsb kita akan semakin tersingkir.
Punya kunci tp tdk dipakai.
9. Jaman skrg bnyk org yg keblinger. Org2 melakukan istighosah ktk gang doly mau ditutup. La haula wala quwata illa billah.

10. Gontor bukan lembaga pergerakan, tp lembaga pendidikan.

Gontor mendidik anak2 yg akan mendidik presiden, menteri, jendral. Dll.

11. Gontor mendididik santri dg cara: muamalah (sosial/kehidupan bermasyarakt), muasyaroh (kekeluargaan) mukholatoh (pembauran).

Gontor menghadapi yatim lbh dr 4000 (krn tdk ada ortunya).
Maka Santri2 dikerumuni, dikeloni slm 24 jam.

12. Bnyk yg ingin meniru spt gontor, tp yg dilihat hanya kulitnya sj, tdk nilai2 dan jiwa yg ada di dlmnya. (Yg ditiru hny bhs arab inggrisnya, pengelolaan asrama).

13. Jadilah kalian Mundzirul kaum sesuai dg profesinya masing2.

14. Apa yg kami lakukan skrg adalah warisan yg lalu, yg tlh dirintis oleh trimurti. Tdk ada yg keluar dr nilai2.

15. Pak hasan dlm bnyk pertemuan srg membacakan piagam wakaf pm gontor. Agar semua tahu apa yg diwasiatkan oleh trimurti.

16. Jika kita mengatakan saat ini blm waktunya menegakkan nilai2 islam? Kira2 anak cucu kita nanti pasti akan mengatakan hal yg sama. Yaitu Blm waktunya.

Kalau tdk skrg kapan lagi, kalau tdk kita siapa lagi.

Bung Karno kl tdk dipaksa utk proklamasi oleh para pemuda waktu itu maka kemerdekaan akan tertunda.

Jika pingin kawin jgn nunggu punya kasur yg mentul2.

Inilah pola yg dipakai oleh gontor? Penuh kesakralan.
Pondok ini anti intervensi. Buka mata, telinga, hati, otak luas2. Tutup mulut.!
Blm melihat, mendengar, tp maunya nerocos terus. (Krn didorong tendensi)

4H (head, heart, hand, hidayah).

Nasehat pak sahal kpd santri lama.
"Kunjungilah pondokmu walaupun aku sdh tdk ada"..!!"

Read more...

Jumat, 16 November 2018

Cara agar anak menjadi pintar dan cerdas dalam ilmu pelajaran dan ilmu lainnya

0 komentar

*AYAH BUNDA, DOAKAN ANAK-ANAK KITA*

Tidak semua anak bisa kita ubah dengan metode pendidikan terbaik sekalipun. Nasihat tidak didengar, pujian tidak membuatnya termotivasi, hukuman tidak membuatnya takut. Apalagi yang akan kita lakukan sebagai orang tua atau guru?

Dudukkan anak di pangkuan, peluk, usap kepalanya, lalu doakan kebaikan untuknya. Mungkin, metode pendidikan modern tidak pernah menganjurkan Anda menggunakan metode ini. Tapi, metode ini dipraktikkan Nabi, sang murabbi sejati. Dan metode ini benar-benar efektif.

Imam Bukhari meriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas:

ضمني رسول الله صادلى الله عليه وسلم إلى صدره وقال: اللهم علمه الحكمة.

_"Rasulullah saw. mendekapku ke dadanya, lalu berdoa: 'Ya Allah, ajarkanlah hikmah kepadanya.'"_

Dalam riwayat lain:

اللهم فقهه في الدين و علمه التأويل.

_"Ya Allah jadikanlah ia seorang yang fakih tentang agama ini dan ajarilah ia ilmu tentang takwil (tafsir Al-Qur'an)."_

Berkat doa tersebut, di kemudian hari Ibnu Abbas ra. menjadi ulama besar dan pakar tafsir Al-Qur'an.

Ummu Sulaim pernah membawa Anas kepada Rasulullah Saw. Lalu berkata, "Wahai Rasulullah, inilah Anas kecil, anakku. Saya bawa kepadamu agar ia membantumu maka doakanlah ia!"

Rasulullah Saw. pun mendoakannya,

اللهم أكثر ماله وولده وبارك له فيما أعطيته

"Ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya serta berkahilah ia dalam apa yang Engkau berikan kepadanya."

Anas berkata: "Demi Allah, hartaku banyak! Sedangkan anak dan cucuku, hari ini, jumlahnya sekitar seratus silih berganti mengunjungiku."

Orang tua dan guru jangan bosan mendoakan anak atau anak didiknya. Karena, doa orang tua dan guru untuk anak dan anak didiknya dikabulkan. Apalagi pada waktu-waktu yang mustajab. Bawalah anakmu dan anak didikmu kepada orang shalih agar didoakan.

Belum tentu metode ini diterapkan di sekolah paling favorit sekalipun. Terapkan di lembaga pendidikan yang Anda kelola.

Sukoharjo, 17 November 2018

*Hawin Murtadlo*

Read more...

Jadi Tahu

0 komentar

*JADI TAHU*

~ JADI TAHU
siapa yang pertama memberitakan kemerdekaan Indonesia? : koran-koran ARAB.

~ JADI TAHU siapa yang pertama mengakui kedaulatan Republik Indonesia? : ARAB Mesir & Palestina.

~ JADI TAHU
siapa yang pertama mengirim bantuan senjata dari luar Indonesia pasca Proklamasi? ARAB, senjata dari Mesir diangkut atas biaya Arab Saudi.

~ JADI TAHU
siapa tokoh yang pertama mengucapkan selamat atas kemerdekaan Indonesia? ARAB, Syaikh Ismail Husein Mufti Palestina.

~ JADI TAHU
Proklamasi 1945 dibacakan di rumah orang ARAB, Faraj Martak. Jalan Proklamasi 56.

~ JADI TAHU
Bung Karno sakit beri-beri sebelum proklamasi, sembuh diberi MADU ARAB oleh Faraj Martak.

~JADI TAHU
Kakeknya Bung Hatta belajar di ARAB.

~ JADI TAHU
Kyai Ahmad Dahlan dan Kyai Hasyim menimba ilmu di ARAB.
Orang yang dianggap berbahaya oleh Snouck Hurgronje adalah orang yang pulang dari ARAB, karena itu ditandai dengan gelar HAJI.

~ JADI TAHU
Yang menyelamatkan Bendera Pusaka saat agresi militer Belanda II 1948 adalah orang ARAB, Mayor Husein Muthahhar. Beliau juga penyusun lagu Dirgahayu Indonesiaku, Hymne Syukur dan Mars Pramuka.

~ JADI TAHU
Salah satu bapak pendiri bangsa kita adalah orang ARAB, AR. Baswedan anggota BPUPKI dan Wakil Menteri Penerangan 1946. Kakek Anis Baswedan Gubernur Jakarta.

~
JADI TAHU
Lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, dibuat oleh keturunan ARAB, Syarif Abdul Hamid al-Kadrie. Sultan Pontianak.

~
JADI TAHU
Sultan Syarif Kasim II keturunan ARAB, menyerahkan mahkota, istana, dan hampir seluruh kekayaan Kesultanan Siak Sri Inderapura kepada pemerintah RI termasuk Uang sebesar 13 juta gulden setara 69 juta euro atau lebih dari 1 triliun rupiah. Segepok uang itulah yang diberikan secara cuma-cuma oleh Sultan Syarif Kasim II kepada Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Sukarno. Belum lapangan minyak Stanvac yang menjadi pemasukan utama NKRI selama 73 tahun ini

~
JADI TAHU
Dan banyak lagi ...
*Dalam praktik hidup kita alami juga banyak sekali W.N.I. turunan Cina yang pergi dan memihak kepada bangsa aslinya: RRC. Warga negara keturunan Arab boleh dikatakan tidak ada yang semacam itu. Indonesia sudah benar-benar menjadi Tanah Airnya*.

JADI TAHU
Arab banyak memberi bantuan gratis, bukan hutang yang disebut bantuan, benar-benar gratis, dari pendidikan, keagamaan, bantuan saat bencana dan lainnya. Arab hampir tak pernah meminta-minta pada Indonesia, justru banyak memberi. Kalau tak bisa membalas budi, setidaknya kata-kata yang manis dan ucapan terima kasih.
Sukrooon
Aina sukron... 😄😫😇

Read more...

Rabu, 07 November 2018

Nilai nilai pendidikan di Gontor yang di ragukan masyarakat Indonesia

0 komentar

KH.Prof.Dr. Amal Fathullah Zarkasyi .MA :

1. Ada wartawan yang bertanya kepada Pak KH.Zarkasyi berapa banyak alumni Gontor yang menjadi orang besar. Pak Zar menjawab: "Ukuran besar menurut kami dan anda beda!". Orang besar menurut kami adalah alumni yang ikhlas mengajar disurau kecil. InsyaAllah surganya tidak kalah dengan surga para pejabat.

2. Panca Jiwa sebetulnya sudah dicetuskan KH.Imam Zarkasyi sejak tahun 1966 di Yogyakarta tetapi yang merespon saat itu tidak banyak.

3. Lima aspek penting Panca Jiwa itu yang tahu dan bisa menerapkan ya alumni Gontor sendiri bukan orang lain.

4. Keberhasilan Panca Jiwa itu terletak bukan hanya pada teori tetapi pada praktek dan keteladanan.

5. Kemandirian pondok itu berarti  bahwa segala urusan  berusaha diurus sendiri.

6. Nilai pendidikan yang ada di Gontor itu semuanya ada  baik teori, akhlaq, karakter building, kepemimpinan dll.

7. Pendidikan di Gontor itu bersifat holistik dalam arti menyeluruh.

8. Gontor ibarat pabrik yang menyediakan onderdil dan suku cadang yang dibutuhkan masyarakat.

9. Dulu ada seorang santri dengan bekal pendidikan di Gontor bisa sekolah di Madinah dan menjadi sastrawan yang kumpulan syair- syairnya dibukukan dan dicetak di Saudi dengan judul :

ديوان رحمة عارفين

Padahal waktu di Gontor seorang pemusik.
Ada lagi seorang pengusaha yang kemudian jatuh dari usahanya, lalu berawal dari sebuah acara yang seyogyanya diisi oleh seorang muballigh dan ternyata berhalangan, akhirnya dia yang menggantikan posisi muballigh tersebut dan ternyata apa yang dia sampaikan sangat memukau dengan kutipan ayat Al- Quran, hadist, mutholaah dan  mahfudzatnya maka akhirnya dia ketagihan dan ujung-ujungnya dia menjadi penceramah. Padahal dulu di Gontor cuma sampai kelas 2 KMI. Dan ketika ditanya ternyata modalnya ia dapatkan dari kegiatan  muhadharah ( latihan pidato) ketika di pondok.

10. Nahwu di Gontor ada yang  menganggap remeh dan menganggap bahwa  buku Nahwu Gontor dipelajari di Mesir di tingkat Ibtidaiyyah. Mereka tidak faham bahwa penggunaan buku itu dipilih karena sistimatis dan mudah difahami. Belum lagi dibarengi dengan metodologi pengajaran yang efektif dan efisien sehingga mudah untuk diterapkan. Terbukti bahwa para menerjemah resmi pada saat kedatangan raja Salman dari Saudi yang  datang berkunjung ke Indonesia adalah anak- anak Gontor.

11. Pola pendidikan Gontor itu tercakup dalam pendidikan akhlaq  baik intra, ektra dan co kulikuler. Ingat! Bahwa dalam Islam ilmu itu sangat berkaitan dengan nilai akhlak . Maka dari itu menjadi alim saja tidak cukup, jangan sampai menjadi orang _alim ghoiru sholih._.
Itulah hakikat ilmu yang bermanfaat itu yaitu ilmu yang mampu membangun keshalihan maka dari itu Nabi men gajarkan doa :

اللهم إنا نعوذ بك من علم لا ينفع ومن قلب لا يخشع ومن دعاء لا يسمع
_" Yaa Allah aku berlindung padaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat dan dari hati yang tidak takut padaMu dan dari permohonan yang tidak didengar ( dikabulkan)!"._

12. Kiat- kiat memajukan pesantren. Gontor tak punya etalase tapi alumni- alumni dengan kiprahnya di masyarakat itulah etalase Gontor dengan terus menjaga kwantitas dan kwalitasnya.

13. Kedatangan tamu dan _ikroomu Dhaif_ itu adalah salahsatu sarana membangun diplomasi pesantren. Begitu juga dengan network atau jaringan ke berbagai lembaga baik dalam maupun luar harus terus dijalin.

14. Ada yang bilang : " Kiayi kok sering keluar !" Kita jawab kalau keluar untuk kepentingan pondok itu harus, daripada wara-wiri nyari istri baru !" .

15. Pondok tidak harus selalu menggunakan prinsip _yaadu suflaa_( tangan yang selalu dibawah untuk meminta) tapi prinsipnya sama- sama membangun. Mesjid UNIDA dari pak Probo 600 juta, ada yang bantu lagi 600 juta ternyata masih kurang maka pondok mengeluarkan dana 700 juta, jadilah mesjid UNIDA.

16. Ingat ! Barokah itu bukan hanya rizki tetapi barokah koneksi. Dan muadalah itu juga bagian dari barokah koneksi.

17. Pemerintah terlambat mengakui Gontor . Mesir sudah mengakui ijazah Gontor sejak tahun 1957 sedangkan pemerintah baru tahun 2000. Kursus jahit saja diakui pemerintah masa Gontor tidak!. Hanya karena tidak mau ikut kurikulum pemerintah, padahal diluar negeri, sekolah yang punya sistem mandiri walau  berbeda dengan pemerintah justru dihargai. Yang jadi ukuran adalah keberhasilan dan kiprah alumninya. Akhirnya Universitas Brawijaya menulis di formulirnya : Lulusan SMA atau KMI Gontor. Begitu juga Polda Jatim .

18. Seribu Gontor itu berarti 1000 KMI. bukan Tsanawiyah.

19. Sekarang ini Universitas Negeri apa Swasta tidak terlalu penting tetapi yg lebih penting nilai akreditasi A atau B.

20. Di UNIDA fakultas tidak penting pokoknya keluar dari UNIDA harus siap dipanggil Ustadz.

21. Diera digital kita harus mengerti perangkat- perangkat itu karena akan sangat memudahkan .

من لم يعرف الحاسوب الآلي فليذهب الى الغابة ، لأنه لا يليق أن يعيش في العصر الحديث

" _Barangsiapa yang tidak mengenal perangkat komputer maka pergilah ke hutan karena ia adalah orang yang tidak layak hidup di abad modern ini!"._

Wallohu ' alam Bishowab. 
_(* Ditulis berdasarkan catatan saat seminar  disampaikan, dengan tanpa mengurangi substansi yang dipaparkan. Semoga bermanfaat!_)

Read more...

Minggu, 28 Oktober 2018

Makna kecerdasan sesungguhnya

1 komentar

Semoga dengan membaca ini tidak ada lagi perkataan : "anak dokter kok tdk pinter", "anak dosen kok tdk pinter", anak karyawan bank kok tidak pinter", dll...

Nih bagus buat para orang tua dan guru untuk mengetahui kecerdasan anak-anak kita. Yg tenyata sangat ber-beda2, gak bisa di-banding2kan... Silakan dibaca:

*MAKNA KECERDASAN*

Di papan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa di tepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya.
Lalu saya bercerita, ada 4 anak yg mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa di tepi pantai itu.

® Anak ke 1 :  Dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, dan dengan rumus matematikanya anak ini menjelaskan hasil perhitungan ketinggian pohon kelapa, dan energi potensial yang dihasilkan dari kelapa yang jatuh
lengkap dengan persamaan matematika dan fisika.

Lalu saya bertanya kepada siswa saya : "Apakah anak ini cerdas?"
dijawab serentak sekelas : "iya... Dia anak yang cerdas." Lalu saya lanjutkan cerita ...

® Anak ke 2 : Dengan gesit anak kedua ini datang memungut kelapa yang jatuh dan bergegas membawanya ke pasar, lalu menawarkan ke pedagang dan dia : "bersorak ... yesss ... laku Rp 5.000"

Kembali saya bertanya ke anak-anak di kelas : "apakah anak ini cerdas?"
Anak-anak menjawab : "iyaa ... Dia anak yg cerdas."
Lalu saya lanjutkan cerita...

® Anak ke 3 :  Dengan cekatan, dia ambil kelapanya kemudian dia bawa keliling sambil menanyakan, pohon kelapa itu milik siapa? Ini kelapanya jatuh, mau saya kembalikan kepada yang punya pohon.

Saya bertanya kepada anak-anak : "apakah anak ini cerdas?"
anak-anak dengan mantap menjawab : "Iya ... dia anak yang cerdas."
Sayapun melanjutkan cerita ke empat ...

® Anak ke 4 :  Dengan cekatan, dia mengambil kelapanya kemudian dia
melihat ada seorang kakek yg tengah kepanasan dan berteduh di pinggir
jalan. "Kek, ini ada kelapa jatuh, tadi saya menemukannya, kakek boleh meminum dan memakan buah kelapanya".
Lalu saya bertanya : "apakah anak ini, anak yg cerdas?"
Anak-anak  menjawab :"Iya ... dia anak yang  cerdas."

Anak-anak menyakini bahwa semua cerita di atas menunjukkan anak yg cerdas. Mereka jujur mengakui bahwa setiap anak memiliki "Kecerdas-unikan-nya".
Dan mereka ingin dihargai *"Kecerdas-unikan-nya"* tersebut.

Namun yang sering terjadi, di dunia kita, dunia para orang tua dan pendidik, menilai kecerdasan anak hanya dari satu sisi, yakni ?

"Kecerdasan Anak Pertama, Kecerdasan Akademik", Lebih parahnya, kecerdasan yang dianggap oleh negara adalah kecerdasan anak pertama yang diukur dari nilai saat mengerjakan UN.

Sedang ...
"Kecerdasan Finansial" (anak no 2), "Kecerdasan Karakter" (anak no 3) dan "Kecerdasan Sosial" (anak no 4). Belum ada ruang yg diberikan untuk mengakui kecerdasan mereka.

Anak Anda termasuk nomor berapa?
Saya jadi ingat, dulu sering kami jadikan olok-olokan saat SMA, antara anak IPA dan anak IPS, siapa yg sebenarnya cerdas? Bagaimana kira-kira perasaan buat anak IPS? Terkadang terasa diperlakukan jadi siswa yang terpinggirkan.... Duh menyedihkan...😥

Anak Anda semuanya adalah anak-anak yang cerdas dengan "Keunikan dan Kecerdasan-nya" masing-masing. Hargai dan jangan samakan dengan orang lain atau bahkan dengan diri Anda sendiri.

Mari hargai kecerdasan anak kita masing-masing,  dan siapkan mereka dengan *4 kecerdasan*  _(Akademik, Finansial, Karakter, dan Sosial)_  sebagai pedoman di mana mereka akan mengarungi lautan hidup kelak.
#Tiap_manusia lahir dengan kecerdasan dan keunikan masing-masing#🌟🌟🌟

Share by
_*Komunitas Pecinta Pendidikan, Anak, danh Keluarga*_
Selamat siang semua Semangat berkarya
Semangat Mendidik biar cerdas👍🙏

Read more...

Senin, 22 Oktober 2018

SK yang tergadaikan

0 komentar


  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ 

PNS.. Pegawai Negeri Sipil namanya, pernah ada yang memplesetkan jadi Pegawai Ngutang Selalu! Kawan-kawan PNS tidak perlu marah dengan sindirian itu, justru bagus buat intropeksi diri.. ngambil kaca apakah saya termasuk pegawai yang hobinya  ngutang dengan menggadaikan SK (Surat Keputusan) Pengangkatan? Kisah nyata dibawah ini bener-bener saya alami sendiri, ketemu orang-orangnya, semoga jadi pelajaran berharga buat kita semua..

Masih dengan baju PNS coklatnya, suatu sore orang ini memaksa ketemu saya.. naik motor dengan plat merah, mmm motor kantor. Setelah duduk dia langsung mengeluarkan semua keluhannya, seolah-olah saya bisa jadi dewa penolongnya.

"Mas, saya terjerat utang besar! 250 juta.. di dua bank yang berbeda. Saya khilaf mas, ada uang bantuan sosial yang saya pegang sebagai bendahara, nah uang itu jarang dipakai di kantor dinas saya, akhirnya diam-diam saya pakai untuk invest di bisnis rental mobil, di bisnis umroh, di bisnis obat herbal, semua bangkrut mas bahkan saya ditipu! Padahal Desember 2016 itu ada audit mas, uangnya harus ada di bank, tahun lalu saya lolos ketika dapat pinjaman dari bank lain, terus saya pindahin ke rekening bansos.. ternyata bunganya tiap bulan terus nambah, sampai puncaknya 250 juta sekarang mas, saya gak punya asset apapun... saya harus gimana mas?"

Kalau kamu diposisi saya, dicurhatin kayak gitu mau njawab apa?

Lain waktu usai mengisi seminar di Magelang, seorang bapak dengan rambutnya sudah memutih menghampiri saya. Badannya tegak dan gagah..
"Mas, Saya pensiunan polisi.. utang saya 2,5 milyar mas, sejak dulu sebelum pensiun SK saya buat jaminan utang, saya nyambi usaha, karyawan sekarang 10 orang dan mulai kerasa berat membayar cicilan utang mas. Pilihan saya menjual asset mas, walaupun belum bisa semua agar usaha saya bisa tetap jalan.. mohon doanya mas"

Fiiuuh! Usia pensiun hampir 60 tahun, harusnya tenang di rumah momong cucu masih bergelut dengan cicilan utang yang bertahun-tahun tidak terselesaikan. Kesalahan di masa lalu, pengorbanannya bisa seumur hidup..

Lain hari usai seminar untuk para dosen dan pegawai di sebuah kampus, saya membawakan materi "Inspirasi Hidup Manfaat" yang saya selipkan materi riba.. banyak yang terkejut dengan materi saya.
Usai seminar sambil memberikan tanda tangan di buku-buku yang mereka beli, saya hanya bilang begini: "bu.. bu.. pernah enggak ngerasain hidup tanpa utang dan cicilan sama sekali? Bener-bener utuh itu gaji.. tenaaang gak ada yang ngejar-ngejar!"

Sekumpulan ibu-ibu dosen itu langsung bersahutan menimpali,
"Iya nih mas.. duh kapan yaa utang saya lunas!"
"Capek mas.. tiap bulan mikir cicilan kok kayak gak ada habisnya!"
"Suami saya masih suka utang mas, saya sampai saya capeeek ngingetin dia, enaknya gimana ya mas?"
Dan kicauan lain bersahutan yang saya gak bisa menangkap semua..

Kalau kamu jadi saya, dicurhatin emak-emak dosen beruntun gitu mau jawab apa?

Itulah fenomena di Indonesia.. SK yang tergadai adalah hal biasa, dapat cair uang puluhan juta dengan jaminan gaji tiap bulan terpotong dengan paksa. Hanya dibawa pulang sisa-sisa, gak cukup? Terpaksa harus cari obyekan diluar pekerjaan, yang membuat pekerjaan utama bisa jadi terbengkalai.. yang gelap mata, maka nilep dan korupsi adalah cara cepat uang dicari..

Sampai kapan SK tergadai? Ya selama ngutang dengan status pegawai.. 5 tahun bisa lunas, biasanya godaan datang lagi. Rayuan maut! Gaji naik maka utang harus naik juga plafonnya. Sayang kaaan SK hanya di lemari saja, mending digadai lagi buat memenuhi nafsu yang tak akan pernah cukup..

Benar peringatan dari Nabi ini:
"Utang membuat kehinaan di siang hari dan kegelisahaan di malam hari.."

Solusi mas! Solusi dong!! Jangan ngomong doang!!
Tuh kan... yang ngutang siapa, yang menikmati siapa, kok saya jadi kena imbasnya! Hehe..

Seorang kawan PNS yang curhat ke saya, dari gajinya 5 juta tiap bulan hanya 700 ribu saja yang dia terima, sisanya ludess buat bayar cicilan ini itu.. disini dan disana..

nyesek!!

Ini yang saya bilang ke dia:
1. Taubat! Minta ampun sama ALLAH atas kesalahan masa lalu yang suka numpuk utang dan mainan riba. Sholat taubat bukan hanya sekali, berkali-kali sampai ampunan ALLAH itu datang, biasanya tandanya hati jadi tenaaang.. masih punya utang, tapi hati mulai gak bimbang.

2. Berazzam kuat bebas utang, dan berjanji sungguh-sungguh tidak mengulanginya akad riba lagi.

3. Jual asset yang masih punya nilai jual, apapun itu asal bisa nutup semua utang atau minimal mengurangi pokoknya. Mobil kreditan lepas gakpapa, naik motor lagi juga gak bakal bisulan kok..

4. Cari tambahan penghasilan diluar jam kerja sebagai abdi negara, putusin urat malu! Tapi ingat jangan pernah korupsi waktu.. penuhi jam kerjamu di kantor dengan tanggungjawab penuh, selebihnya cari pintu rejeki lainnya yang halal dan berkah, jadi driver ojek online juga boleh kok..

5. Tambahi ilmunya.. rejeki banyak dimana-mana, tapi gak punya kemampuan meraihnya, maka tambahi ilmu, jangan hanya menunggu!

6. Putusin semua akses-akses yang membuat jebol keuangan keluarga, gak pandang bulu tunda kesenangan. Jangan mau diperbudak gaya hidup! Sabaaaar dulu.. inget, targetnya adalah bebas dari semua utang, bebas dari semua cicilan.

7. Perbaiki ibadah total, memantaskan diri di depan ALLAH agar ampunan ALLAH turun dan ALLAH juga berikan solusinya, jalan-jalan kemudahan ada di depan mata yang sebelumnya gelap gulita..

Hidup hanya sekali kawan, tak inginkah engkau hidup bebasss lepasss tanpa beban utang dan cicilan?

Ribuan orang sudah hijrah, lalu kapan engkau akan berubah..?

Read more...

Jumat, 06 Juli 2018

Bersabar dalam doa

0 komentar

BERSABAR DALAM BERDOA
by.attambuni

قال الفضيل بن عياض رحمه الله :-
Berkata al Fudhail bin ‘Iyadh –semoga Allah merahmati beliau-:

” تعلمت الصبر من صبي صغير: ذهبتُ مرة إلى المسجد فوجدت امرأة داخل دارها تضرب ابنها وهو يصرخ ففتح الباب وهرب فأغلقت عليه الباب.

“Aku belajar tentang kesabaran dari anak yang masih kecil. Suatu ketika aku pergi ke Masjid, dan aku mengetahui ada seorang ibu didalam rumahnya sedang memukul anaknya. Lalu anaknya berteriak, membuka pintu dan berlari. Maka ibu itu menutup pintu darinya.

قال: فلما رجعتُ نظرتُ، فلقيت الولد بعدما بكى قليلا نام على عتبة الباب يستعطف أمه فرق قلب الأم ففتحت له الباب.

Ia (al-Fudhail) berkata : “Maka tatkala aku pulang, aku meninjau. Maka aku menjumpai anak laki-laki itu setelah menangis sebentar,  lalu ia tidur di ambang pintu.

Ia membuat iba ibunya dan melunakkan hati sang ibu. Maka ibunya pun membukakan pintu untuknya.

فبكى الفضيل حتى ابتلت لحيته بالدموع

Maka menangislah al-Fudhail hingga basah jenggotnya dengan linangan air matanya.

وقال: سبحان الله !لو صبر العبد على باب الله عز وجل– لفتح الله له…! “

Dan ia berkata: Subhanallah!” Jikalau seorang hamba bersabar dihadapan pintu Allah –‘Azza wa Jalla- niscaya Allah akan membukakan pintu untuknya.

قال أبو الدرداء رضي الله عنه: “جـدوا بالدعـاء فإنه من يكثـر
قـرع الباب يوشك أن يفتح له

Berkata Abu Darda’ –semoga Allah meridhainya- :

“Bersungguh-sungguhlah engkau dalam berdoa, karena sesungguhnya siapa yang memperbanyak mengetuk pintu, maka akan dibukakan baginya.”

Read more...